Wednesday, November 24, 2010

Bahasa Indonesia Versi Alay

Semakin lama saya rasakan bahasa ini semakin dihancurkan oleh generasi muda yang ingin disebut "Manis" atau "Imut" tapi bagi saya tulisan-tulisan yang dimodifikasi sedemikian rupa dengan menggunakan susunan huruf yang besar-kecil tidak beraturan dan penambahan-penambahan huruf pada kata yang tidak begitu menarik untuk dilihat terasa sangat menjijikkan. Apakah benar mereka bersekolah dan mendapatkan pendidikan? Saya rasa tidak, saya sangsi dengan hal itu. Bagaimanapun kurikulumnya, tulisan yang disebut "Alay" ini tidak diajarkan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia atau apapun, ini jelas menyalahi EYD Bahasa Indonesia.

Tapi mereka, pengguna tulisan-tulisan seperti ini dengan bangga mempublikasikannya, memuakkan. Dalam kehidupan dunia, hal ini saya rasa mencoreng bahasa Indonesia, ironis sekali, sungguh. Bukan hanya pemudi yang menggunakan tulisan seperti diatas, tapi juga pemuda yang ingin dianggap "Lucu/Cute" oleh lawan jenis, tapi jika dipikirkan, mungkin lawan jenis akan merasa jijik. Saya golongkan pemakai tulisan dan bahasa yang tidak beraturan seperti yang saya jelaskan diatas sebagai orang yang tidak berpendidikan, sebut saja bodoh. Jika mereka benar-benar berpendidikan yang terdidik, mereka seharusnya malu dengan tulisan seperti diatas, terkesan bodoh dan membodohi diri sendiri. Saya sebenar-benarnya memang sangat tidak suka dengan tulisan seperti itu, selain karena susah dibaca dan tidak mudah untuk dimengerti maksud tulisan itu tapi juga karena saya muak(hampir muntah) jika melihat tulisan seperti itu, apa lagi pemakainya adalah seorang lelaki.

Bagaimanapun juga, penulisan seperti diatas sangat mengganggu eksistensi bahasa Indonesia yang baik dan benar. Anggap saja mereka bodoh, norak, goblog, dan sebagainya. Selengkapnya...

Sumpah Pemuda Indonesia

Masihkah ada yang teringat dengan tanggal ini diantara kita generasi-generasi muda penerus bangsa? Tanggal 28 Oktober, tanggal dimana diucapkan sumpah oleh perwakilan pemuda dari seluruh Indonesia, yang dengan itu mereka menyatakan untuk maju bersama Indonesia demi Indonesia.

Kami yakin masih juga banyak yang mengingat tanggal ini sebagai tanggal diucapkannya Sumpah Pemuda 82 tahun yang lalu. Bisa dibayangkan saat itu seluruh pemuda bersatu padu membebaskan Negeri ini dari kolonial, bahu membahu demi tercapainya kemerdekaan yang merupakan hak segala bangsa. Dari sumpah mereka dan tentunya harus juga menjadi sumpah kita karena mengatasnamakan Pemuda, mereka ingin kita tidak pernah membeda-bedakan Ras, Suku ataupun Adat istiadat, karena mereka sadar bahwa perbedaan adalah lazim terjadi, perbedaan pemikiran, dimusyawaratkan dan terlahirlah Sumpah Pemuda ini.

Namun bangsa ini sepertinya menanggung malu karena ulah pemudanya, masih banyak ketololan pelajar yang tawuran, ini jelas menyimpang jauh dari Sumpah Pemuda. Arogansi Mahasiswa yang berbeda pendapat dengan pihak tertentu, membakar apa yang ada, menghancurkannya karena amarah, ini semua disebabkan hanya karena adanya perbedaan pendapat, bukankah sudah ada sumpah pemuda dan undang-undang dasar yang dalam pembukaannya saja sudah menyiratkan kemusyawaratan belum lagi dasar negara ini, Lima sila yang seharusnya terjaga dan teramalkan dengan baik sepertinya diacuhkan begitu saja oleh orang-orang yang mengaku kaum Intelektual ini. Masih adanya perang suku yang jelas-jelas berpartisipasi didalamnya adalah sebagian besar pemuda suku tersebut, ada apa ini dengan pemikiran seperti ini?
Selengkapnya...

Wednesday, November 10, 2010

Selamat Hari Pahlawan >>> 10 November

Dirgahayu Indonesia!!! 

Indonesia sudah merdeka. Tentu udah jelas. Tapi kalau kita mengklaim diri kita manusia yang bebas sebebas-bebasnya; jelas belum tentu. Kebebasan berbicara, bersikap, berperilaku sangat dihargai di negara kita. Kalau di Pancasila, adab dan pekerti berada di poin kedua. Cukup strict. Coba saja kamu menunjuk muka orang sambil bilang; “Anjing, Lu!!”
Selengkapnya...