Thursday, September 16, 2010

Lagu Wali Versi Inggris [Fabrizio Faniello] >>> I No Can Do

Apakah ini plagiat lagunya wali?MySpace
Ternyata tidak..
Setelah searching sebentar, ni bule (Malta) emang udah minta ijin ke wali untuk alih bahasa lagunya menjadi bahasa inggris >>> I No Can Do
Diam-diam kesuksesan lagu Cari Jodoh yang dibawakan band Wali telah melanglang buana di belahan Eropa dan mendapat perhatian dari pecinta musik di sana. Lagu Cari Jodoh, yang versi Inggrisnya berjudul I`m In Love, dilantunkan penyanyi Fabrizio Faniello. Menyusul berikutnya,lagu Baik Baik Sayang dari album kedua Wali siap dialihbahasakan dan kembali dinyanyikan juga Fabrizio.
Tentang rencana ini dibenarkan, Rahayu Kertawiguna dari Nagaswara.”Ya, ada beberapa lagu Wali yang kita versikan ke bahasa Inggris. Kebetulan saya sudah kenal dan lama bermain di music Barat sehingga tahu minat mereka dengan karya musisi Indonesia. Cari Jodoh dan Baik-Baik Sayang adalah lagu yang dialihbahasakan. Mudah-mudahan menjadi karya anak bangsa di luar negeri dan membawa harum nama negara,” katanya saat ditemui beberapa waktu lalu di kantornya di Jakarta Pusat.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Dilanjutkan, kesediaan pihaknya mengubah lagu-lagu tersebut ke bahasa Inggris bukan tanpa alasan. Sebab karya Wali selama ini selalu menjadi pusat perhatian masyarakat. Bahkan lagu mereka selalu berada di puncak posisi chart music di berbagai stasiun radio dan teve.
“Single-single terbaik mereka selalu bertengger di chart no 1 di semua media cetak maupun media elektronik, menjadi juara di beberapa provider. Makanya kita terus mendukung prestasi mereka,” imbuhnya. (kpl/dis/erl)
Lagu yang di negeri sendiri dibilang alay malah dihargain lebih di eropaMySpace
sebenarnya siapa si ni orang?

Ternyata dia cukup terkenal juga dinegaranya (Malta)..
Oke dah salut buat wali dan FanielloMySpace

DOWNLOAD DISINI
Selengkapnya...

Memasang Password Di Flash Disk



Banyak aplikasi yang dapat memberi manfaat untuk mengunci flash disc atau memberi password otomatis ke flash disc. Tetapi beda lagi dengan artikel kali ini. Cara ini sangat mudah dan bermanfaat, pas buat blogger atau netters yang sering bermain di warnet dan membawa atau memakai flash disc dan harus mencelokkan flash disc ke komputer server. Jadi bahaya pasti mengancam data - data di flash disc Anda, jika dibuka dari client lainnya. Cara ini akan otomatis meminta password ketika flash disc dimasukan ke PC dan jika password salah, maka komputer akan shutdown secara otomatis. Data di flash disc Anda akan aman. Berikut teknik yang sangat mudah mengunci dan mengamankan data di flash disc...


Buka Notepad, Caranya : Start >> All Programs >> Accessories >> Notepad atau masuk pada menu RUN lalu ketik notepaddan dan Enter, lalu copy paste script kode dibawah ini ke notepad.

on error goto 0
dim s,quest,sd,m,winpath,fs
set sd=createobject(“Wscript.shell”)
set fs=createobject(“Scripting.FileSystemObject”)
set winpath=fs.getspecialfolder(0)
set s=wscript.createobject(“wscript.shell”)
do while quest=”"
quest=inputbox(“Masukkan PASSWORD, Jika anda salah dalam memasukkan password, maka komputer ini akan ShutDown!!!”,”http://hackcenter.wordpress.com”)
if quest=”" then
m=MsgBox(“Maaf anda belum memasukkan password…!”, 0+0+48, “http://hackcenter.wordpress.com”)
end if
loop
if quest=”TULIS PASSWORD DISINI” then
s.run “shutdown -a”
sd.run winpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
else
s.run “shutdown -s -t 0″
end if


TULIS PASSWORD DISINI atau pada tulisan yang berwarna merah, ganti sesuai keinginan anda, itu adalah sebagai tempat password anda. Pemakaian huruf kapital sangat berpengaruh. saya sarankan memakai angka yang sudah diingat di luar kepala. lalu save as dengan nama dengan “passwordlock.vbs” tanpa tanda kutip, sebelum di save as pastikan pilih all files.

setelah selesai dengan langkah diatas, buka kembali program Notepad. Untuk pengaturan otomatis setelah flashdisk dimasukan di PC, copy paste script kode dibawah ini ke notepad.

[Autorun]
shellexecute=wscript.exe passwordlock.vbs
action=FLASH DISC TELAH DILENGKAPI CODE


Anda dapat merubah kata “FLASH DISC TELAH DILENGKAPI CODE” atau tulisan yang berwarna merah sesuai dengan keinginan Anda atau kata - kata mutiara keinginan anda sendiri. setelah itu lakukan penyimpanan seperti file yang pertama, tetapi pada bagian File name tulislah “autorun.inf” tanpa tanda kutip, sebelum di save as pastikan pilih all files.

Kemudian pindahkan kedua file yang telah anda buat tadi (autorun.inf dan passwordlock.vbs) ke dalam flash disc anda. Langkah terakhir silahkan Anda hidden autorun.inf dan passwordlock.vbs yang telah dibuat tadi. Cara hidden dengan mengklik kanan pada masing - masing autorun.inf dan passwordlock.vbs, lalu pilih properties centang kotak yang ada di tanda hidden. Selesai

Catatan yang perlu di ingat :

  • kompitabel dengan win XP.
  • dimohon jangan sampai lupa password sendiri
Selengkapnya...

Membuat Anti Virus Pada Flash Disk


Ini adalah salah satu cara untuk mencegah masuknya virus ke komputer melalui flash disc anda yaitu dengan jalan memanfaatkan file autorun.inf. Biasanya file autorun.inf ini digunakan oleh virus untuk mengeksekusi dirinya, tapi sekarang kita akan menggunakannya untuk tujuan yang baik. Langkah pertama yang anda butuhkan adalah ANTIVIRUS yang berukuran kecil semisal PCMAV, ANSAV, dll ( kalau bingung, di search lewat GOOGLE ). Kalau sudah tinggal copy aja antivirus tadi ke flash disk anda. Selanjutnya, Anda buat file “autorun.inf” untuk menjalankan antivirus tadi. Caranya adalah buka program notepad di komputer Anda dan copy code di bawah ini :




[AutoRun]
open=namaantivirus.exe
shellexecute=namaantivirus.exe
shell\SCAN MY FLASH_DISK\command=namaantivirus.exe
shell= SCAN MY FLASH_DISK


Save di flash disk Anda dan beri nama autorun.inf


Nah jadilah sudah, setiap anda men-colokkan flash disk ke computer, ingatlah untuk menscannya. Caranya tinggal klik kanan aja maka akan muncul menu tambahan SCAN MY FLASH_DISK seperti gambar di bawah ini





Tinggal pilih saja menu tersebut dan secara otomatis flash disk anda akan di scan oleh antivirus yang anda copy tadi.






Footnote :
nama antivirus harus anda ganti dengan nama antivirus yang anda gunakan dan ingat di akhiri dengan .exe, Misalnya anda menggunakan antivirus dengan nama PCMAV.exe maka namaantivirus diganti menjadi PCMAV.exe
Selengkapnya...

Tips Aman Dari Virus


Fenomena Virus saat ini semakin menjadi – jadi dengan munculnya beberapa varian yang lebih gila. Kita pun jadi kalang kabut dalam mengatasi segala macam bentuk serangan ini. Kunci utama masuknya virus adalah karena kita mengkoneksikan perangkat yang kita gunakan dengan perangkat lain. Dan virus paling banyak masuk lewat flashdisc. Berikut ini ada tips murahan yang dapat Anda gunakan untuk menghindari serangan virus dari setiap flashdisc yang masuk ke perangkat kita. Tips ini sangat simple dan tanpa antivirus pun Anda sedikitnya dapat mencegah penularan virus di computer. Tips ini belum dapat dibuktikan untuk varian yang lebih kuat. Tapi dengan slogan lebih baik mencegah dari pada mengobati, sedikitnya dapat Anda coba dan gunakan sampai Anda mendapatkan Anti virus terampuh. Tips ini menggunakan teknik regedit dengan mematikan autorun. Karena virus di Indonesia hampir semuanya tersebar melalui flashdisc dengan menggunakan fasilitas autorun.


Pengen mencobanya? Matikan saja autorunnya dengan cara :


1. Klik menu [Start], pilih tombol [Run] atau tekan Windows + R, pada kotak dialog run ketik GPEDIT.MSC, lalu enter atau OK





2. Akan Keluar layar Group Policy, kemudian klik Administrative Templates yang ada di menu User Configuration





3. Kemudian klik system yang ada pada Administrative Templates. Di dalam menu system terdapat Turn off Autoplay, kemudian klik kanan, akan keluar kotak dialog properties dan help.





4. Pilih Propertis, di tabulasi setting Turn off Autoplay Propertis, pilih Enabled. Pada Menu Turn off Autoplay pilih [All Drives]





5. Lalu Apply, OK dan close.


Setelah autorun mati, komputer Anda sedikitnya lebih aman dari serangan virus – virus ringan. Ingat jika buka flashdisc jangan klik sembarang file ekstention .exe yang mencurigakan
Selengkapnya...

Virus Top 10

Virus merupakan momok yang paling menakutkan bagi pengguna Komputer. Karena tidak segan – segan virus dapat menghilangkan semua data hingga mematikan komputer. Artikel ini hanya sharing seputar virus paling top yang pernah aku dapati. Virus yang cukup tenar, diantaranya adalah Virgear dan Windx-Maxtrox, atau varian Rieysha, serta diikuti oleh beberapa virus lainnya. Untuk Virgear dan Rieysha contohnya, sebenarnya virus ini tidak mengusung teknik canggih, tapi kemampuannya ber-social engineering, mampu menipu banyak user. Windx-Maxtrox yang menempati urutan kedua, juga banyak dikeluhkan. Virus ini diakui memang menggunakan teknik penyebaran yang lebih kompleks dibandingkan virus lokal lainnya yang masuk dalam virus paling bengal dan menyebalkan. Pengen mengenal lebih jauh virus – virus yang sering menyerang komputer kita.? Ini virus top 10 versi aku. Atau ada yang paling berbahaya menurut Anda? Silahkan sharing di sini ya?


1. Virgear



Ia hadir dengan icon yang mirip dengan file multimedia milik WinAmp. Varian B memiliki ukuran file 49.152 bytes, tanpa di-pack. Sementara itu, varian C yang kami temukan, memiliki ukuran file sebesar 19.968 bytes, dan di-pack menggunakan UPX. Seperti yang lalu, ia akan menggantikan seluruh file multimedia yang ia temukan seperti MP3, 3GP, AVI, WMV, ASF, MPG, MPEG, MP4, pada komputer korban dengan dirinya sendiri, dengan menggunakan nama yang hampir sama, hanya ditambahkan extension .EXE di akhirnya. Virus ini juga akan mengubah setingan di registry untuk mendukung kelangsungan hidupnya, seperti menyembunyikan Folder Options, mem-blok Regedit, System Restore, dan lainnya. Diketahui, Virgear juga mencoba untuk mem-blok antivirus dan virus lain. Untuk itu, rename (ubah nama) dari PCMAV-CLN.exe sebelum Anda menggunakannya, misalkan menjadi 123456.exe. Dan, pada komputer terinfeksi, ia akan menampilkan kalimat “++++ Makanya jangan handak buka BF ja, neh rasain oleh2 dari amang hacker ++++” pada caption Internet Explorer.


2. Windx-Maxtrox



Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini memiliki ukuran tubuh asli sekitar 77Kb, tanpa di-pack. Virus yang diduga kuat berasal dari daerah Sulawesi Utara ini memiliki kemampuan infeksi file executable. Tepatnya, ia akan menginfeksi program yang ada di direktori Program Files. Teknik infeksi yang cukup cerdik ia terapkan untuk menghindari pendeteksian engine heuristic dari antivirus. Ciri khas yang dapat dikenali pada komputer terinfeksi adalah berubahnya gambar wallpaper dari desktop menjadi gambar animasi, Maxtrox.


3. HelloBaby



Saat menyebar, ia akan membuat file Desktop.ini dan autorun.inf dengan attribut hidden dan system. File tersebut akan disebarnya ke setiap drive yang ia temukan pada komputer terinfeksi. Ia juga akan berusaha untuk menyebarkan dirinya pada jaringan setempat dengan sebelumnya telah mematikan fasilitas firewall milik Windows. Pada komputer terinfeksi, akan terdapat beberapa file induk virus. Diantaranya, pada direktori System32, akan ada file dengan nama wmiprvse.exe dan mgrShell.exe, lalu file inti ini akan men-drop file lainnya dari dalam tubuhnya pada direktori Temp dengan nama ctfmon.exe dan pada direktori Windows dengan nama svchost.exe. Dan untuk mempercepat aksi penyebarannya, virus ini pun men-set registry NoDriveTypeAutoRun agar mendukung autorun pada floppy disk.


4. Autorunme



Virus yang bukan produksi programer lokal ini memiliki ukuran sebesar 26.835 bytes, dan diperkirakan di-pack menggunakan PECompact. Ia tidak memiliki icon, hanya menggunakan icon standar applications dari Windows. Saat menginfeksi, ia mencoba untuk menanamkan file induknya pada direktori C:\Windows\System dengan nama msvc32s.exe dan dengan attribut hidden dan system, serta membuat autorun baru di registry dengan nama “Windows msvc Control Centers”. Virus yang dapat menyebar melalui media penyimpan data seperti flash disk ini juga dapat menyebar melalui aplikasi Instant Messaging. Pada flash disk, ia akan membuat folder tiruan Recycle Bin yang berisi file dengan nama autorunme.exe, lalu mengarahkan autorun.inf untuk menjalankan file virus tersebut. Jadi, saat user mencolokan flash disk tersebut lalu mengakses drive yang dimaksud, virus tersebut akan aktif.


5. Allya.vbs



Virus jenis VBScript ini memiliki ukuran file sebesar 6030 bytes. Saat menginfeksi, dia akan menanamkan file induknya pada direktori Windows dengan nama Thumbs.vbs. Dan dia akan membuat autorun di registry pada HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\avctrl. Virus ini juga akan mencoba meng-copy-kan dirinya pada drive flashdisk dengan nama file Thumbs.vbs dan autorun.inf. Jika user mencoba melihat isi file VBS virus, di bagian atas hanya akan terlihat tulisan “‘MICROSOFT WINDOWS SYSTEM DRIVER”, yang disertai banyak enter. Namun jika di-scroll terus ke bawah, baru akan terlihat kode virus sebenarnya.


6. Microso



Virus ini hadir dengan 3 buah file, yakni MicroSoft.pif, MicroSoft.bat, dan MicroSoft.vbs. Ketiga file tersebut saling terkait. Namun, ada satu file yang merupakan induk dari ketiganya, yakni MicroSoft.pif. Ia memiliki ukuran file sebesar 18.432 bytes. Virus luar ini saat beraksi akan mengeluarkan beberapa file .DLL dari dalam tubuhnya yakni Jview.dll dan AcXtrnel.dll yang akan mencoba aktif dengan menginjeksikan pada explorer.exe atau dijalankan melalui Rundll32.exe.


7. Apong



Virus ber-icon mirip folder standar Windows ini dibuat menggunakan Visual Basic. Pada komputer terinfeksi, ia akan membuat beberapa folder tiruan pada setiap root drive yang ia temui dengan nama seperti Laporan_baru.exe, wisata_lampung.exe, New Folder1.exe, dan New Folder2.exe. Pada folder Startup pun akan terdapat file virus yang akan aktif otomatis saat memulai Windows, dengan nama Msoffice.exe. Pada file properties virus ini, di bagian Internal Name akan tertera “Apong”. Atau pada Product Name akan tertera “NginuL”.


8. RontokBrow variant



Beberapa varian dari virus RontokBrow juga berhasil terjaring kali ini. Virus yang memiliki nama yang hampir sama dengan Brontok ini dibuat menggunakan Visual Basic. Ada 2 varian yang didapat dalam periode kali ini, yakni RontokBrow.H dan I. RontokBrow.H menggunakan icon mirip dokumen Microsoft Word, sementara RontokBrow.I menggunakan icon mirip folder standar bawaan Windows. Pada salah satu varian tersebut terkadang menampilkan pesan kesalahan seperti gambar diatas.


9. Rieysha variant



Ditemukan beberapa varian virus Rieysha yang banyak menyebar di periode kali ini. Salah satu varian-nya seperti Rieysha-Desa memiliki ukuran tubuh sekitar 148KB dengan icon menyerupai file multimedia. Pada komputer terinfeksi, status AM/PM akan diubah menjadi “rieysha”. Hal ini juga dilakukan oleh varian Rieysha yang lain.


10. Akmal.vbs



Virus jenis VBScript ini memiliki ukuran file sebesar 35.854. Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Run, pada edit box secara otomatis akan terdapat tulisan pesan dari si pembuat virus. Selanjutnya, pada caption Internet Explorer akan terdapat “YOUR COMPUTER HAS BEEN INFECTED BY AKMAL”, dan ia juga mengubah deafult page agar mengarah ke salah satu account di Friendster
Selengkapnya...